"Buat hidup lebih berarti, maksimalkan usaha menggali potensi yang dianugrahkan Allah untuk dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi insan lain" _Harus BERPRINSIP,BERTEKAT,& BERKARYA untuk BERBAGI dengan sesama,dengan tetap selalu menyertakan Allah_
more than words
Persist Girl
Kamis, 04 Februari 2016
Selasa, 20 Oktober 2015
Jumat, 29 Mei 2015
BERKARYA DAN BELAJAR MENJALANKAN AMANAH BERSAMA KELUARGA HIMAKI ,PENUH CINTA-SUKA-DUKA dalam Bidang 3 (Sosial Masyarakat)
Sejatinya amanah itu bukan karena kamu mampu, bukan pula karna kamu tahu kapasitasmu, dan jangan sampai pula karena kemauanmu.
Amanah itu kehendak Allah, amanah Allah adalah rencana Allah atas kehidupanmu. Bahkan sekiranya semua orang disekitarmu berhimpun untuk menjauhkanmu dari amanah itu, jika menurut Allah itu yang terbaik bagimu maka Ia beri amanah itu kepadamu.
Percaya dan Yakinlah ada rencana terbaik yang Allah siapkan , sikapilah dengan ikhtiar terbaik dan pertanggungjawab yang kamu bisa, melangkahlah dengan percaya bahwa bersamaNya semua baik-baik saja....
Amanah itu kehendak Allah, amanah Allah adalah rencana Allah atas kehidupanmu. Bahkan sekiranya semua orang disekitarmu berhimpun untuk menjauhkanmu dari amanah itu, jika menurut Allah itu yang terbaik bagimu maka Ia beri amanah itu kepadamu.
Percaya dan Yakinlah ada rencana terbaik yang Allah siapkan , sikapilah dengan ikhtiar terbaik dan pertanggungjawab yang kamu bisa, melangkahlah dengan percaya bahwa bersamaNya semua baik-baik saja....
Jumat, 11 April 2014
"Mencari Ilmu tiada Henti, Menjemput Impian untuk Menebar kebermanfaatan "
Kamis, 16 Januari 2014
PACARAN TERBAIK ADALAH SETELAH MENIKAH
Islam yang sempurna telah mengatur hubungan dengan lawan jenis. Hubungan ini telah diatur dalam syariat suci yaitu pernikahan. Pernikahan yang benar dalam Islam juga bukanlah yang diawali dengan pacaran, tapi dengan mengenal karakter calon pasangan tanpa melanggar syariat. Melalui pernikahan inilah akan dirasakan percintaan yang hakiki dan berbeda dengan pacaran yang cintanya hanya cinta bualan.
Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.” (HR. Ibnu Majah no. 1920.)
Kalau belum mampu menikah, tahanlah diri dengan berpuasa. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagaikan kebiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ibnul Qayyim berkata, ”Hubungan intim tanpa pernikahan adalah haram dan merusak cinta, malah cinta di antara keduanya akan berakhir dengan sikap saling membenci dan bermusuhan, karena bila keduanya telah merasakan kelezatan dan cita rasa cinta, tidak bisa tidak akan timbul keinginan lain yang belum diperolehnya.”
Cinta sejati akan ditemui dalam pernikahan yang dilandasi oleh rasa cinta pada-Nya. Mudah-mudahan Allah memudahkan kita semua untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Allahumma inna nas’aluka ’ilman nafi’a wa rizqon thoyyiban wa ’amalan mutaqobbbalan.
Langganan:
Postingan (Atom)



